Tuesday, 29 October 2013

RUMAH SAKIT

RUMAH SAKIT.....
Hmmm. Siapa yang nggak kenal dengan rumah sakit? Dari anak ingusan sampe nenek-nenek tuek pun tau rumah sakit itu apa. Ya mudah aja. Rumah sakit, rumah tempat orang sakit.
“Rumah sakit adalah suatu organisasi kompleks menggunakan gabungan alat ilmiah khusus dan rumit dan difungsikan oleh berbagai kesatuan personel terlatih dan terdidik dalam menghadapi dan menangani masalah medik modern yang semuanya terikat bersama-sama dalam maksud yang sama untuk pemulihan dan pemeliharaan kesehatan yang baik”
Waduh... panjang banget dan ribet ya... aku aja puyeng bacanya. Intinya rumah sakit itu ada dokter, dan tenaga medis lainnya buat ngobatin pasien yang datang dengan segala peralatan yang ada. Udah gitu aja.

Rumah sakit pun ada dasar hukumnya loh...
1.     Kepmenkes RI Nomor 983/Menkes/SK/XI/1992 tentang Pedoman Organisasi Rumah Sakit Umum.
2.    UU RI No. 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit.
3.    Kepmendagri No. 22 tahun 1994 tetang pedoman organisasi rumah sakit dan tata kerja rumah sakit.
Tugasnya...
“Melaksanakan upaya kesehatan secara berdaya guna dan berhasil guna dengan mengutamakan upaya penyembuhan dan pemeliharaan yang dilaksanakan secara serasi dan terpadu dengan upaya peningkatan dan pencegahan serta melaksanakan rujukan”
Intinya sih buat nyembuh-nyembuhin temen Chila yang sakit...*eh. Salah deng, buat nyembuhin orang yang datang berobat ke RS.
Apa aja sih fungsinya?
1.     Menyelenggarakan pelayanan medik
2.    Pelayanan penunjang medik dan non medik
3.    Pelayanan dan asuhan keperawatan
4.    Pelayanan rujukan
5.    Pendidikan dan pelatihan
6.    Penelita dan pengembangan
7.    Administrasi umum dan keuangan
Ini dia klasifikasi rumah sakit :
Klasifikasi
Uraian
Kepemilikan                                              
    a.    RS milik masyarakat (sukarela) :
1.     Milik yayasan
2.    Organisasi keagamaan
3.    Swasta
    b.    RS milik pemerintah
1.     Umum pusat
2.    Umum daerah
3.    Militer
4.    BUMN
Jenis pelayanan                                      
    a.    RS Umum
    b.    RS khusus
Lama tinggal
    a.    Jangka pendek : perawatan pasien <30 hari.
    b.    Jangka panjang : perawatan pasien >30 hari.
Kapasitas tempat tidur
    a.    Dibawah 50 buah
    b.    50-99 buah
    c.    100-199 buah
    d.    200-299 buah
    e.    300-399 buah
    f.    400-499 buah
    g.    Lebih dari 500 buah
Afiliasi pendidikan
    a.    Pendidikan
    b.    Non pendidikan
Status akreditasi                                     
    a.    Terakreditasi 5 pelayanan
    b.    Terakreditasi 12 pelayanan
    c.    Terakreditasi 19 pelayanan
    d.    Belum terakreditasi
    e.    Standar ISO 9000:2008 Managemen mutu

Klasifikasi tipe RS Umum
Kelas
Definisi
Struktur kepemimpinan
A
Mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medik spesialistik dan subspesialistik
Direktur utama
-pelayanan medik
-keuangan
-penunjang medik
-SDM
B
Mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan sekurang-kurangnya 11 spesialistik dan subspesialistik terbatas
Direktur utama
-pelayanan medik
-keuangan
-penunjang medik dan SDM
C
Mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medik spesialistik dasar
Direktur utama
- wakil direktur pelayanan medik
- wakil direktur keuangan
D
Mempunyai fasilitas


Klasifikasi RS Swasta :
1.     Pratama : pelayanan medik bersifat umum.
2.    Madya : pelayanan medik bersifat umum dan 4 spesialistik.
3.    Utama : pelayanan medik bersifat umum, spesialistik, dan subspesialistik.
Adapun jenis pelayanan rumah sakit adalah :
1.     Rawat jalan
2.    Rawat inap
3.    Gawat darurat
Pelayanan kesehatan paripurna mencakup :
1.     Promotif
2.    Preventif
3.    Kuratif
4.    Rehabilitatif 

Prostaglandin dan Leukotrin

Waktu terasa begitu cepat berlalu. Nggak terasa besok udah ujian farmakologi 4 aja. Materi tentang obat-obatan muter-muter di kepala. Bikin mumet karena banyak banget yang harus dihafalin. Yah. Inilah hidup sebagai calon dokter gigi, nggak lepas sama obat-obatan.
Ini aku bagiin kalian ringkasan farmakologi tentang prostaglandin dan leukotrin yang udah aku buat sedemikian rupa. Silakan...
Pertama-tama, bakal aku bagiin tentang prostaglandin.
Tahun 1935, von Eular mendemonstrasikan substansi yang diekstraknya dari cairan semen manusia. Ia menamainya prostaglandin (PG) karena berasal dari kelenjar prostat.
Ini dia pharmacologycal action-nya prostaglandin...
Organ
Efek positif
Efek negatif
Uterus
Wanita hamil : Kontraksi oleh PGF’s,
Tidak hamil : kontraksi oleh PGF’s 
Wanita hamil : relaksasi oleh PGI2 dan PGE2
Wawnita tdk hamil : relaksasi oleh PGE’s
Otot bronkial
Kontraksi oleh PGF’s dan PGD2
Relaksasi oleh PGE’s
Saluran gastrointestinal
Otot longitudinal : PGE2 dan PGF2a
Otot sirkular : PGI2 dan PGF2a
Otot sirkular : relaksasi oleh PGE2
PGE’s dan PGI2 meneghambat sekresi asam lambung
Sistem kardiovaskular
PGF sebagai vasokonstriktor
PGE sebagai vasodilator
Sistem endokrin
PGE2 meningkatkan konsentrasi ACTH, GH, prolaktin, dan gonadotropin
Meningkatkan regresi korpus luteum dan mereduksi sekresi progesteron
Sistem saraf
PGE1 dan PGE2 meningkatkan suhu tubuh

Ginjal
PGE2 dan PGI meningkatkan air, ekskresi Na dan K dan mempunyai efek diuretik


Yang ini pharmacological action dari leukotrin...

Organ
Efek
Otot bronkial
LTD4 dan LTC4 adalah bronkokonstriktor
Sistem kardiovaskular
LTB4 menstimulasi leukosit polimorfonuklear

Penggunaan prostaglandin
Efek
Kegunaan
Abortifacient (aborsi)
Administrasi intraamniotik secara injeksi dari PGF2 dapat menyebabkan aborsi dengan efek samping yang ringan dan PGE2 berefek pada kolagenase serviks dan menyebabkan kontraksi uterus
Induksi persalinan                                      
   -  15-metil-PGF2 mengontrol pendarahan postpartum  jika oksitoksin gagal.
     -      PGE2 adalahh bronkokonstriktor
Penyakit vaskular perifer
Infus atau injeksi intraarteri meningkatkan risiko penyakit ini
Sistem respirasi
PGE2 adalah bronkodilator kuat, namun dapat menyebabkan iritasi mukosa bronkial
Sistem renal
PGE1, PGE2, dan PGE3 meningkatkan efek vasodilator
Ulser pada lambung
PGE1 dan PGI2 meningkatkan penyembuhan ulser pada lambung
PGE1 (alprostadil)
Digunakan sebagai infus intra vena pada bayi dengan kerusakan jantung kongenital.

 Klasifikasi analog prostaglandin :
PGE1
Misoprostol dana rioprostil
PGE2
Enprostil, arbaprostil, trimoprostil, dinoprostil
PGI2
Karsiklin dan iloprost
PGI2a
dinoprost

Ini tentang leukotrin...
Fungsi : mempunyai peran vital dalam respons inflamasi dan berimplikasi dalam berbagai inflammatory disease
Kegunaan : antagonis reseptor sisteinil leukotrin dan inhibitor sintesis digunakan untuk perawatan asma.

Kayaknya itu aja yang bisa aku bagiin ke kalian. Jika ada kritik dan saran silakan sampaikan di comment box yaaaa

Monday, 21 October 2013

KELAINAN TUMBUH KEMBANG OROMAKSILOFASIAL


Assalamu’alaikum!!!
Kali ini aku bakal bagiin kelainan apa aja yang timbul saat tumbuh kembang. Langsung aja yaaaaa..
1.     Hipertiroidisme
2.    Hipotiroidisme
3.    Akromegali
4.    Phantom bone disease (osteolisis massif)
5.    Mikrognasia
6.    Makrognasia
7.    Makroglosia
8.    Mikroglosia
9.    Condylar hyperplasia
10. Condylar hypoplasia
11.  Ankilosis TMJ
12. Black hairy tongue
13. Stafne defect
14. Fraktur wajah
15. Varicosities (varises)
16. Kista nasopalatina
17. Kista duktus tiroglossus
18. Kista celah brankial
19. Palatal cyst of newborn (epstein pearls ; bohn nodules)
20.Globullomaxillary cyst

Nama-namanya aja yang aku share dulu yaaaa. Penjelasannya nyusul aja.
Salam sejawat!!!

KELAINAN CACAT BAWAAN OROMAKSILOFASIAL

Assalamu’alaikum!!!
Kali ini aku mau share tentang kelainan cacat bawaan oromaksilofasial. Nggak banyak yang bakal aku jabarin. Cuma nama-namanya aja...
Oke, mari kita mulai...
1.  Kelainan tumbuh kembang  jaringan lunak mulut
a.  Sumbing bibir dan palatum
Suatu kondisi dimana terdapat celah pada bibir antara mulut dan hidung.
Garis tengah di palatum karena kegagalan dua sisi yang berbeda.
b.  Fibromatosis gingiva
Pembesaran gingiva yang disebabkan oleh akumulasi jaringan ikat
2.  Kelainan perkembangan lidah
a.  Ankiloglosia (perkembangan lidah)
b.  Sumbing lidah
c.   Tiroid lingual
d.  Kista tiroglosus
e.  Median rhomboid glossitis
3.  Kelainan tumbuh kembang rahang
a.  Torus
b.  Agnasia ; kesalahan pembentukan lengkung mandibula
c.   Makrognatia dan mikrognatia
4.  Kelainan tumbuh kembang gigi
a.  Kelainan erupsi gigi : ankilosis, erupsi gigi dini, erupsi gigi terlambat, dan impaksi
b.  Kelainan ukuran gigi : makrodonsia dan mikrodonsia
c.   Kelainan bentuk gigi : fusi, geminasi, dilaserasi, dan dens invaginatus
5.  Gangguan metabolisme pada dentokraniofasial
1.  Penyakit paget : kelainan metabolisme dimana tulang tumbuh secara abnormal sehingga tulang menjadi besar dan lunak.
2.  Hipofosfatasia
6.  Gangguan genetik pada dentokraniofasial
a.  Cherubism
b.  Caffey
c.   Osteopetrosis
d.  Osteogenesis imperfekta
e.  Kleidokranial displasia
f.   Sindrom crouzon
g.  Sindrom treacher collins
h.  Sindrom pierre robin
i.   Sindrom  marfan
j.   Sindrom ehler danlos
k.  Sindrom down
l.    Atrofi hemifasial (sindrom parry romberg)

Kayaknya ini aja dulu yang aku bagiin ke kalian. Mengenai definisi dan segala macemnya insyaalah bakal aku jabarin selesai ujian ato pas liburan ntar.
Semoga bermanfaat... :D





Thursday, 10 October 2013

MOLECULAR MECHANISM OF RANKL IN PERIODONTITIS (MEKANISME MOLEKULER RANKL PADA PERIODONTITIS)

Assalamu'alaikum semua!!!
Kali ini aku mau bagiin review journal nihhh..
Selamat membaca yaaaa

Abstract
The mechanism of bone resorption and remodeling is coordinated by the interaction among the receptor activator of nuclear factor-kappa B (RANK), RANK ligand (RANKL), and its decoy soluble receptor osteoprotegerin (OPG). RANKL is a homotrimeric transmembrane protein that is expressed as a membrane bound and a secreted protein which is derived from the membrane form as a result of either proteolitic cleavage or alternative splicing. Many cell types express RANKL, including osteoblasts, periodontal ligament fibroblasts, and endothelial cells. In molecular mechanism of RANKL, RANKL production from fibroblast stimulated by periodontal pathogens, bacterial antigen specific T and B lymphocyte are key players, and there is co-stimulatory molecules. The primary aim of this paper is to explain RANKL-mediated osteoclastogenesis.

Key words : RANKL, interaction of RANK-RANKL-OPG, RANKL-mediated osteoclastogenesis, immune cells

Friday, 20 September 2013

ENDOKRINOLOGI : PERANGSANGAN HORMON OLEH HORMON

Assalamu’alaikum...
Semangat pagi teman-teman pembaca semua....
Kali ini aku ngetik postingan blog dalam situasi yang amat sangat genting.
Jeng jeng...
Jadi, beberapa jam lagi bakalan ada mid Ilmu Penyakit Dalam dan masih ada beberapa materi yang belum aku kuasai. Waaaaaa
Oleh karena itu, aku bakal menyalurkan pikiran dan ilmu yang udah aku pelajari dalam bentuk postingan di blog supaya lebih siap dan paham.
Tapi, mohon maaf banget karena nggak langsung aku post ke blog, tulisan ini baru aku post hari ini karena beberapa kendala. Maklumlah, syibuuuuuuuuuuuuuuuuuk...
Oke, nggak perlu banyak cingcong lagi, MARKITLAI, mari kita mulai...
Endokrinologi, dari namanya aja udah udah keliatan, endokrin, berhubungan dengan hormon-hormon.
Jadi endokrinologi adalah ilmu yang mempelajari tentang kelenjar-kelenjar buntu yang mengekskresikan hormonnya ke dalam darah.
Ngomong tentang endokrin, “hormon” pasti adalah kata pertama yang terlintas di benak kalian. Yap. Hormon adalah suatu sinyal kimiawi yang disekresikan oleh sel-sel atau neuron yang mempunyai efek metabolik dalam konsentrasi yang sangat rendah.
Apa sih fungsinya? Hormon dibutuhin tubuh buat tumbuh kembang, regulasi, metabolisme, dan reproduksi.
Hormon dihasilin oleh kelenjar endokrin dengan perangsangan. Cara merangsangnya pun beda-beda nih. Ada yang dirangsang oleh humoral (dikendaliin sama ion dan zat nutrisi dalam darah), ada juga yang dikendaliin sama saraf, bahkan ada juga yang dikendaliin sama HORMON LAIN (ini nih pembahasan kita yang paling mendasar).
Perangsangan oleh hormon lain disebabkan oleh adanya mekanisme negative feedback. Kenapa negatif? Ini nih pembahasannya..


Disini aku kasih contoh kelenjar hipofisis anterior (anterior lobe of pituitary gland). Hipofisis anterior yang kalian lihat adalah master gland “kelenjar yang akan merangsang”. Kelenjar tiroid adalah target gland “kelenjar yang akan dirangsang”.
Kelenjar hipofisis anterior ngeluarin TSH (thyroid stimulating hormone) yang bakal ngerangsang kelenjar tiroid yang bakal ngeekskresiin hormon tiroid. Kalo level hormon tiroid yang dihasilin rendah maka bakal dikirimin sinyal ke hipotalamus buat ningkatin aktivitasnya. Kayak gitu juga sebaliknya.
Oke, udah ngerti, kan?
Belom L
Oke, ibaratnya gini ya, hipotalamus adalah papa kalian, mama kalian adalah kelenjar hipofisis (master gland), kalian adalah kelenjar tiroid (target gland), adik-adik kalian adalah organ yang butuh hormon tiroid, dan duit jajan adalah hormon tiroidnya. Kalian dikasih wewenang sama mama buat megang dan ngebagiin duit jajan ke adik-adik.
Papa ngasih tau (memberi sinyal) mama kalo adik-adik kalian butuh duit jajan. Kemudian, karena mama masih di pasar, akhirnya mama ngasih tau kalian lewat SMS (thyroid stimulating hormone). Abis dapet sms dari mama, kalian langsung bagi-bagiin tuh duit dengan adil. Nah, kalo mereka ngerasa cukup, mereka nggak bakal ngeluh ke papa. Tapi, kalo adik-adik kalian ngerasa tuh duit nggak cukup (low tyroid hormone level), mereka bakal ngasih tau papa biar dikasih tambahan duit jajan. Kalo mereka ngerasa nggak sanggup ngabisinnya, mereka juga bakal ngasih tau papa buat ngurangin duit jajannya. Baik banget ya adik kalian ini...
Nah, dalam dunia endokrinologi, kita mengenal adanya fenomena endokrin. Ini dia...
Fenomena Endokrinologi :
  1. Hiperfungsi / hiperplasi master gland à hiperfungsi target gland
  2. Hipofungsi / hipoplasi master gland   à hipofungsi target gland
  3. Hiperfungsi target gland à hipofungsi master gland
  4. Hipofungsi target gland  à hiperfungsi master gland
Pasti deh ya, kalo duit ortu kurang (fenomena 2) pasti duit jajan kalian juga berkurang atau sebaliknya, kalau lebih (fenomena 1), terjadi peningkatan duit jajan sehingga kalian bingung mau digunain buat apa. #orangkaya :D
Tapi, kalo masalahnya ada pada kalian, misalnya, butuh duit banyak buat bayar sekolah, ini nih yang dibilang besar pasak daripada tiang, ya, orang tua kalian bakal galau mau menuhinnya gimana (fenomena 3). Lah kalo kaliannya yang butuh duitnya dikit aja ya orang tua kalian nggak perlu lembur buat menuhin kebutuhan kalian.
Oke, it’s the end of blog post, selamatt ujiaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan :D