Saturday, 31 May 2014

Dental Casting Investment Material: Bahan Tanam Kedokteran Gigi #Part1(General)

Assalamualaikum....
Wah, apa kabar semuanya??? Semoga kalian berada dalam kondisi terbaik yaaaaaa.

Semingguan ini adalah quality time with I and myself banget. Yah, lumayan bisa mengistirahatkan sejenak raga yang penuh lelah ini. #lebay. Nggak biasanya di KG ada minggu tenang. Jadi, ya gini, tenang banget sampe-sampe lupa kalo statusku masih mahasiswa. Wuhuuuuu :D

Sebenernya banyak banget sih yang harus dikerjain. Mulai dari praktikum prosto(ngakrilik dan preparasi gigi posterior), orto(bikin aktivator), baca-baca bahan orto yang nggak disampein pas kuliah, tugas bikin paper tentang semen pelapik(luting cement) sampe persiapan buat ujian karena Selasa ini masa-masa penuh tantangan itu akan dimulai. Hap hap hap!!!

Well, karena ITMKG(Ilmu Teknologi dan Material Kedokteran Gigi) menjadi tantangan pertama, aku ngeblog tentang ini aja dulu. Materi selanjutnya akan aku posting secara bertahap(semoga bisa, ya Allah).

Mari kita mulai..
“An Investment material can be described as a ceramic material which is suitable for forming mould into which molten metal or alloy is cast”
J.J. Manappallil-Basic Dental Material

Bahan pendam adalah material keramik yang digunakan untuk membentuk mold guna mengecor restorasi gigi dengan logam yang telah dicairkan.

Syarat
1.       Dapat berekspansi agar dapat mengkompensasi pengerutan logam
2.       Bubuk mempunyai ukuran partikel yang halus agar permukaan hasil coran halus
3.       Manipulasi mudah. Setting timenya cocok
4.       Konsistensinya halus saat dimanipulasi
5.       Cukup porus agar udara yang terjebak dapat keluar dengan mudah selama casting
6.       Pada suhu yang tinggi tidak menghasilkan gas yang dapat membuat permukaan alloy mengalami korosi
7.       Mempunyai kekuatan yang adekuat pada suhu ruang untuk dapat di-handle dan mempunyai kekuatan yang cukup pada suhu yang tinggi untuk bertahan terhadap kekuuata impak(impact strength) dari logam yang dicairkan.
8.       Suhu pemendaman tidak kritis/genting. Dalam artian, kalo titik leleh logamnya logamnya 100oC maka titik leleh bahan pendamnya harus jauh lebih tinggi dari suhu tersebut.
9.       Setelah pemendaman, harus dapat dilepaskan dari permukaan logam(tidak berikatan secara kimia)
10.   Ekonomis

Readers, kita bakal ngebahas bahan tanam yang mengandung silika sebagai refractory material(bahan yang dapat bertahan pada suhu tinggi) dengan binder yang berbeda-beda.  Sebelum masuk ke macam-macamnya, ada baiknya kita tahu dulu komposisi umum dari bahan-bahan tersebut...

Refractory
Refractory material didefinisikan sebagai material yang dapat bertahan pada suhu yang tinggi tanpa mengalami kerusakan. Refractory material yang digunakan pada bahan tanam adalah silika. Silika  sendiri mempunyai paling sedikit empat allotropic form: quartz, tridymite, cristobalite, dan fused quartz.

Fungsi:
a.       Sebagai material yang dapat bertahan terhadap temperatur yang tinggi
b.      Mengatur ekspansi termal

Binder
Binder merupakan material yang akan mengatur dan berikatan bersama partikel refractory. Contoh bahannya adalah gipsum, fosfat, dan silikat. Untuk gold alloy, biasanya digunakan dental stone(alpha-hemihidrat) sebagai binder, sedangkan untuk cobalt chromium alloy digunakan etil silika, amonium sulfat atau sodium sulfat.

Bahan kimia lain
Bahan kimia lain ditambahkan untuk memodifikasi sifat fisika dari bahan tanam. Bahan kimia tersebut antara lain, sodium klorida, asam borak, potassium sulfat, grafit, copper powder atau magnesium oksida.

Ini dia tipe-tipenya:
1.       Gypsum bonded investment: digunakan untuk pemendaman gold alloy dan dapat tahan pada suhu sampai  700oC
2.       Phosphate bonded investment: untuk metal ceramic dan cobalt chromium alloy
3.   Ethyl silica bonded investment: merupakan pilihan alternatif dari phosphate bonded investment untuk pemendaman dengan suhu yang tinggi. Biasanya digunain buat pemendaman base metal alloy dari GTSL.

Yessss, sekian dulu ya tentang bahan tanam. Nantikan penjelasan rinci dari masing-masing tipe di bagian selanjutnya. Sampai jumpaaaaa :D


Sunday, 13 April 2014

Effect of Bruxism on The Occurence of Temporomandibular Disorder

Abstract
Temporomandibular disorders are often defined on the basis of signs and symptoms, of which the most common are: temporomandibular joint sounds, impaired movement of the mandible, limitation in mouth opening, preauricular pain, facial pain, headaches and jaw tenderness on function, having mainly a mild character, fluctuation and progression to severe pain and dysfunction is rare. One of the possible causal factors suggested that temporomandibular disorders is a functional mandibular overload variable, mainly bruxism. Bruxism, defined as the habitual nonfunctional forceful contact between occlusal tooth surfaces, is involuntary, excessive grinding, clenching or rubbing of teeth during nonfunctional movements of the masticatory system. Its etiology is still controversial but the multifactorial cause has been attributed, including pathophysiologic, psychologic and morphologic factors. Moreover, in younger children, bruxism may be a consequence of the masticatory neuromuscular system immaturity. Complications include dental attrition, headaches, temporomandibular disorders and masticatory muscle soreness. This paper aimed to explain the effect of bruxism to temporomandibular disorder.

Key words : bruxism, temporomandibular joint, temporomandibular disorder

Saturday, 12 April 2014

Sebuah Catatan tentang Sefalometri

Selamat datang di blok 12....
Ya, walaupun masih ada ujian RKG yang belum dilaksanain di blok 11 sih ya, tapi ya selamat datang aja di blok skripsi ini...
Well, aku nggak bakal bahas tentang skripsi kali ini karena ujian RKG 6 belom dilaksanain, aku bakal bahas tentang materi ujiannya aja. Ya, karena ini sejatinya adalah ringkasanku. Materi tambahan dari dokter bakal aku warnain merah aja biar kalian bisa ngebedain mana yang dari slide mana yang disebutin dokternya. This is it...
Sefalometri...
Sefalometri adalah pengukuran yang bertujuan untuk mengetahui hubungan gigi geligi, tulang rahang, dan dalam hubungannya dengan struktur kraniofasial.
Kegunaan :
1.    Mempelajari pertumbuhan kraniofasial
Yap. Sefalometri biasanya emang digunain buat ngukur pertumbuhan kraniofasial, misalnya tinggi wajah, tulang rahang, dan basis kranium.
2.   Mendiagnosis atau menganalisis kelainan kraniofasial
Sama seperti foto-foto yang lain, sefalometri pun juga digunain buat pemeriksaan penunjang.
3.   Mempelajari tipe fasial
Seperti yang kita tahu, tipe fasial kan ada tiga: lurus, cekung, dan cembung. Nah, ini bakal keliatan di sefalometri terutama proyeksi lateral
4.   Merencanakan perawatan ortodontik
Nah, kalo ini sih biasanya buat ngeliat relasi skeletal apakah kelas I, II, atau III.
5.   Mengevaluasi kasus-kasus yang telah dirawat (progress report)
6.   Menganalisis fungsional
Foto ini juga digunain buat ngeliat sudut mandibula, overbita, dan sudut bidang oklusal
7.   Melakukan penelitian
Buat penelitian juga bisa ya. Buat kalian yang tertarik sama bidang radiologi dan pengen skripsinya tentang ini boleh banget make sefalometri.
8.   Menentukan dimensi vertikal

Teknik pembuatan sefalogram adalah:
1.    Proyeksi lateral
a.   Dilakukan pada pasien dalam oklusi sentrik
b.   FHP (Frankfurt Horizontal Plane) pasien sejajar lantai
c.   Pasien duduk tegak dengan telinga setinggi earpost
2.   Proyeksi antero-posterior
FHP sejajar lantai dengan kepala tegak
3.   Oblique-sephalogram
a.   Arah sinar-x dari belakang salah saru ramus untuk menghindari superimposisi dari posisi mandibula yang satunya
b.   Sangat populer untuk analisis periode gigi bercampur

Ini nih anatomi landmarks-nya...


Macam-macam landmarks:
1.    Lateral landmarks
a.   Median
b.   Bilateral
2.   Posterio-anterior landmarks
a.   Median
b.   Bilateral
Titik median
Ini nih yang kudu dihafal. Eh iya, nomor paling belakang dari setiap kalimat ini adalah nomor gambar ya...
1.    Glabella(Gl): titik terdepan dari frontal yang terletak pada bidang sagital kira-kira setinggi orbital ridge yang secara klinis, titik glabella ini berlokasi diantara dua alis; 1’
2.   Nasion(N/Na): titik terdepan dari sutura frontonasalis; 1
3.   Titik A(subspinal): titik tercekung pada busur antara ANS dan prosthion; 5
4.   ANS(Anterior Nasal Spine): titik ujung depan maksila; 25
5. Prosthion (Pr): titik terdepan processus alveolaris pada maksila yang terletak antara kedua insisivus sentral atas; 7
6. Infradental(Id): titik terdepan processus alveolaris mandibula yang terletak antara kedua insisivus sentral bawah; 12
7.  Pogonion(Pog): titik terdepan dari simfisis mandibula yang digunakan sebagai patokan untuk melihat tipe fasial; 14
8.   Titik B/supramental: titik tercekung pada garis median mandibula terletak antara infradental dan pogonion; 13
9.   Menton: titik paling inferior dari simfisis; 18
10.   Sella tursica(S): pusat dari sella tursica; 2

Titik Bilateral
1.    Orbita: titik paling bawah pada tepi bawah pada tulang orbita ; tidak begitu jelas pada foto dan biasanya terdapat tiga lapis(lihat yang paling opak); 21
2.   Gonion(Go): titik yang terletak antara titik paling inferior dan paling posterior dari sudut mandibula; titik sudut mandibula; 16
3.   Porion(Po): titik tengah dari tepi atas porus acusticus externus; titik teratas ear root(alat foto sefalometri); 23
4.   Condylion(CO/Cd): titik paling posterior dan superior dari condyle; 20
Bidang-bidang
1.    Frankfurt Horizontal Plane (FHP): dibentuk oleh kedua porion dan satu titik infraorbital
2.   Bidang orbital(Simon): bidang vertikal yang melewati titik infraorbital dan tegak lurus dengan FHP yang digunakan untuk melihat relasi skeletal.
a.   Kelas I: sepertiga distal kaninus maksila
b.   Kelas II: sepertiga mesial premolar satu maksila
c.   Kelas III: sepertiga mesial insisivus dua maksila
3.   Bidang oklusal: bidang yang melalui oklusi gigi M1 atas dan bawah serta gigi-gigi insisivus atas dan bawah
4.   Bidang mandibula: bidang yang melalui titik menton dan gonion
5.   SNA: menunjukkan relasi maksila terhadap kranium; 2-1-5
a.   normal: 82o
b.   protrusif: >82o
c.   retrusif: <82o
6.   SNB: menunjukkan relasi mandibula terhadap kranium
a.   normal: 80o
b.   prognati: >82o
c.   retrognati: <82o
7.   ANB: menunjukkan relasi maksila dengan mandibula; normal: 2o
Kelas skeletal dapat juga ditentukan dari ANB. Kalo ANB-nya 2o maka relasi skeletalnya adalah kelas I. Satu lagi, kalo SNA-nya 83o dan SNB-nya 81o maka relasi skeletalnya tetap kelas I karena selisihnya tetap 2o.

Kayaknya itu aja deh yang ada di buku catatanku. Koreksi? Komen aja di kolom komentar. Tararengkyu....

Friday, 14 March 2014

Endorfin : Narkotika Pelaris Bakso Granat Mas Azis

Setelah sekian lama berkutat dengan tugas dan praktikum yang seabrek, akhirnya aku bisa ngeblog juga. Bukan. Praktikumnya sama tugasnya masih banyak tapi entah kenapa aku bener-bener pengen nge-update blog. Kangen-kangen gimana gitu...(Ecieeeeee :D)
Oke, kali ini aku akan ceramah panjang lebar tentang bakso granat mas azis yang pake narkotika biar laris. Jeng jeng...

Jadi gini, sekitar seminggu yang lalu, aku sama temen-temen makan di cabang ke-50 bakso granat mas azis yang beralamat di depan SMAN 11 Pakjo ujung, tepatnya di jln. Inspektur Marzuki. Yah pokoknya pakjo ujuuuuuuuuuuuung banget. Kalo kalian naik ojek bilang aja sama mamang ojeknya "SMA 11 Pakjo". Kalo kalian naik angkot pakjo, pasti lewat sana kok soalnya lokasinya pinggir jalan. Kalo sama pacar aku saranin pake motor aja, nggak usah bawa mobil soalnya jalan kesananya lumayan sempit. 
Well, aku sempet heran. Lokasinya kan lumayan jauh dari pusat kota, tapi kok rame banget ya yang dateng kesini? Kursinya penuh loh. Hampir setiap ada yang pergi, ada pelanggan yang datang lagi. Hmm. Pasti ada sesuatu deh yang bikin para pelanggan betah makan bakso disini. Aku perhatiin bener baksonya, bagian dalam ruangannya, kursinya, mejanya, dindingnya, orang-orang yang dateng kemari, dan segala hal yang bisa ditangkap sama inderaku. Pasti ada suatu alasan ilmiah yang bisa ngejelasin ini. Sayangnya, hari itu aku belum nemuin titik terang mengenai hal tersebut.
Semingguan menjelang aku bikin postingan ini aku sempetin baca beberapa literatur buat nemuin petunjuk sampai akhirnya aku nyimpulin bahwa alasan yang paling mungkin adalah perangsangan oleh senyawa kimia, ENDORFIN.
Endorfin adalah sejenis narkotika alami yang diproduksi oleh kelenjar hipofisis di otak yang diproduksi tubuh agar menimbulkan perasaan bahagia dan memiliki kemampuan mengurangi rasa sakit yang lebih dahsyat dibandingkan narkotika manapun. Pada ibu yang sedang melahirkan, zat ini diproduksi tubuh sesaat setelah melahirkan bayi sehingga sang ibu tidak merasa sakit setelah mengalami proses kelahiran yang berat dan panjang. Sebenarnya masih banyak lagi aktivitas yang merangsang produksi morfin jenis ini. Namun, terkhusus untuk bakso granat mas azis, ini dia...
1.       Pedas



Menurut Bloom, dalam bukunya “How Pleasure Works : The New Science of Why We Like What We Like” , manusia adalah satu-satunya mamalia yang suka makan pedas. Kenapa? Karena dibutuhkan otak yang rumit dan kesadaran diri yang ganjil untuk menikmati sesuatu yang sebenarnya tidak nikmat sehingga makhluk dengan kecerdasan tinggilah yang dapat melakukannya (bangga dong ya...).

Trus, apa hubungannya sama endorfin?

Cabai mengandung zat yang bernama capsaicin, suatu zat yang apabila berada di atas lidah akan berinteraksi dengan papila (penangkap sinyal capsaicin) lidah. Papila bakal ngirim sinyal ke otak (sama persis dengan kepanasan dan nyeri) sehingga otak memberikan respons balik, yaitu rasa panas dan nyeri di lidah (yang sebenarnya rasa panas dan nyeri tersebut nggak ada). Bersamaan dengan itu, capsaicin merangsang sistem saraf pusat untuk merilis endorfin sehingga memberikan efek analgesik (menghilangkan rasa nyeri), meningkatkan mood, dan menimbulkan perasaan bahagia. Nah, itu alasan pedesnya bikin ketagihan.
Jadi inget pas Mas Azis cerita pertama kali dia nyajiin bakso ini, pelanggannya pada ngatain dia abis-abisan. Eh, besoknya pelanggan yang kemarin pada balik lagi. Ketagihan. 
2.       Makannya rame-rame
Satu lagi bagian yang menarik, yaitu SIM (Surat Izin Mencintai). Nah, bagi kalian yang punya pacar dan pengen ngajak doi ke bakso granat mas azis, buruan deh bikin SIM. Dengan SIM ini, kalian bakal dapat potongan harga 5% dari mas azis plus hubungan kalian bisa tambah langgeng. Iya. SIM ini emang sengaja dibuat sama mas azis supaya yang dateng kesini nggak gonta-ganti pacar. Yah, semacam hitam di atas putih gitu. 
Bagi kalian yang jomblo, ajak deh temen-temen yang lagi jomblo juga makan rame-rame disini. Yah itung-itung ngurangin kesepian.
Pertanyaan yang sama, hubungannya sama endorfin?
Endorfin bukan hanya dapat dirangsang dengan memakan makanan pedas. Quality time bareng orang-orang yang kita cintai juga merupakan penyebab narkotika ini bikin kita nge-fly. Mekanismenya tentu aja nggak melalui perangsangan oleh capsaicin, tapi mekanisme tubuh tertentu yang ngerangsang hipotalamus buat ngehasilin endorfin sehingga kalian bisa merasakan perasaan senang yang menggebu-gebu. 
3.       Ada tantangannya
Seorang ahli mengatakan .”Manusia dan hanya manusia yang bisa menikmati peristiwa – peristiwa yang pada dasarnya negatif, yang menghasilkan emosi atau perasaan sebenarnya sudah diprogram agar tubuh kita menghindarinya, tapi ketika kita menyadari bahwa sebenarnya tidak ada ancaman akal diatas tubuh. Tubuh saya berpikir, saya berada dalam masalah tetapi akal saya tahu bahwa saya tidak berada dalam masalah.”

Artinya apa? Lagi-lagi cuma manusia yang suka hal-hal yang berbau menantang. Dan lagi-lagi juga endorfin yang bikin kita suka ngelakuin hal ini. Kalian pernah ngerasa nggak pas kalian naik wahana roller coaster kalian seneng banget padahal kalian sadar kalo naik wahana kayak gitu bisa bikin kalian mabuk atau sesuatu kayak film “f*nal d*stination”? kalo iya, itu berarti tubuh kalian bener-bener udah nge-fly gara-gara endorfin.
Nah, di bakso granat mas azis, disediakan sarana buat menikmati narkotika jenis ini. Kalian ditantang buat ikutan lomba makan bakso. Pemenangnya adalah yang paling cepet ngabisin nih bakso ampe tetes kuah terakhir.

Zat capsaicin emang bisa meningkatkan refluk gastroesofageal (baca : sakit perut sebelum mencret) tapi tenang aja karena mas azis bakal nyediain bakso tanpa level kepedasan buat kalian yang pengen ikut tantangan ini. So, buat kalian para pecinta pedas,jangan khawatir...
Sebenarnya, dengan kalian dateng ke lokasinya pun kalian udah memenuhi satu undangan tantangan, yaitu rasa pedas yang menggigit dari level-level yang disediain. Maka dari itu, di ruangannya di sediain CCTV gitu. Kalo nggak kuat langsung aja lambaikan tangan ke kamera..
4.       Banyak diskon dan gratisannya
Udah pedesnya bikin ketagihan,dimakan bareng pacar,ada tantangan yang bikin penasaran, banyak diskon sama gratisannya lagi!! Kondisi kayak gini nih yang bikin endorfin kalian diproduksi berkali-kali lipat. Nggak heran ya banyak yang jauh-jauh dateng kemari cuma buat makan bakso. Efeknya emang luar bisa banget buat ningkatin mood yang lagi turun.
Gimana? Pengen nyobain narkotika tapi nggak mau masuk penjara? Ke Bakso Granat Mas Azis Ajaaaaa


Wednesday, 29 January 2014

BOCORAN PRAKTIKUM PROSTODONSIA 1 : Cetak, Cetak, Cetak


“Mencetak adalah membuat bentuk negatif dari suatu obyek dengan bahan yang plastis yang kemudian mengeras selama berkontak dengan obyek tersebut”.
“Phantom adalah bentuk rahang tiruan yang dipasang pada sebuah standar dengan posisi seperti rahang manusia”. 
Definisi di atas aku dapat dari buku penuntun praktikum prostodonsia punya kakak tingkat. Sama kayak praktikum yang dulu-dulu, kita bakal nyetak rahang atas sama bawah dengan menggunakan alginat (bahan plastis). Mengenai phantomnya sendiri, menurut kabar burung kita kemungkinan nggak bakal nyetak ke phantom tapi ke teman yang absennya deketan. Misal kalian absennya 1 ya bakal nyetak temen di absen 2. Kecuali nih ya temen yang sedeketan absennya sama kalian pake behel yang cekat atau dalam kondisi yang dia bener-bener nggak bisa dicetak rahangnya. Trismus atau sariawan parah, misalnya.
Di bawah ini bakal aku jabarin sama kalian semua tentang tahapan mencetak. Ini dia..
a.  Siapin sendok cetak (sebaiknya yang plastik biar nggak melukai pasien) dan bahan cetak irreversible hydrocolloid (alginat).
b.      Siapin air sesuai takaran/aturan pabrik. Jangan sampai keenceran atau kekerasan.
c.       Aduk bahan cetak dan air sesuai dengan aturan yang benar (aduk pake metode angka delapan) trus taruh campuran tersebut pada sendok cetak.
d.      Posisi operator harus sesuai dengan rahang yang harus dicetak.
Rahang atas di belakang kanan pasien dan rahang bawah dipegang dari depan kanan pasien.
e.     Sendok cetak sebaiknya ditaruh pada bagian posterior dulu baru anterior. Kenapa? Ini biar udara tidak terjebak dan bahan cetak dapat mengalir dengan baik, memudahkan pencetakan, dan pada rahang atas ini dilakukan biar pasien nggak muntah karena bahan cetak (alginat) yang mengalir ke tenggorokan melewati palatum mole.
f.         Hasil cetakan kalian sudah bisa di-acc kalo udah memenuhi kriteria berikut ini :
1.       Semua jaringan pendukung gigi tiruan dan daerah tepi gigi tiruan tercetak dengan baik.
2.       Hasil cetakan rahang atas benar bila pada cetakan terdapat :
a.       Lengkung prosesus alveolaris
b.      Palatum durum
c.       Alveolar tubercle
d.      Fosa pterygomaxilare/hamular notch
e.      Fovea palatina
f.        Mucobuccal fold/vestibulum labialis dan bukalis
g.       Frenulum bukalis dan labialis
3.       Hasil cetakan rahang bawah benar bila pada cetakan terdapat :
a.       Lengkug prosesus alveolaris
b.      Retromolar pad kiri dan kanan
c.       Muco buccal fold/vestibulum labialis dan bukalis
d.      Frenulum bukalis, lingualis, dan labialis
e.      Sulcus lingualis
f.        Fosa retromilohyoid
4.       Cetakan tidak terlepas dari sendok cetak
5.       Tidak porus
6.       Permukaan cetakan halus licin dengan tepi yang membulat
7.       Bahan cetak yang tidak berlebihan
g.       Hasil cetakan tersebut nantinya dicor kemudian diradir sesuai kelas 1 Kennedy

This is the end of the post. Ada yang kurang? Kritik? Saran? Komen aja di bawah ya...

Sunday, 26 January 2014

Tata Tertib Praktikum Ortodonsia

Halo.....
Nggak terasa semester enam udah dimulai tanpa adanya liburan di semester lima. Praktikum. Praktikum. Praktikum. Layo. Layo. Layo. Yah. Namanya juga hidup. Harus capek dulu kalo pengen santai kemudian.
Di blok sebelas ini, praktikum ortodonsia udah duduk manis nungguin. Tang berbagai macam nama, rupa, dan fungsi, klamer berbagai macam ukuran, gipsum, dan alginat udah merapat di kotak praktikum. Semuanya udah siap buat beroperasi di dalam mulut pasien. Sebelum berperang, ada baiknya kita pahami dulu apa aja tata tertib praktikum ortodonsia. Here they are...
1. Praktikan wajib menguasai materi yang akan dikerjakan dalam praktikum.
    Oke. Aku nggak bakal ngejelasin tahap-tahap praktikumnya. Kalian cuma harus tau kalo praktikum kali       ini    kita bakal bikin pesaawat ortodontik lepasan plat aktif.
2. Hadir minimal 5 menit sebelum praktikum dimulai.
    Ini kudu banget ya. Malu.
3. Praktikan terlambat harus mendapat ijin terlebih dahulu untuk mengikuti praktikum dari pembimbing.
    Kembali ke poin 2 ya.
4. Ketidakhadiran karena sakit atau sebab lain harus menyertakan surat sakit dari dokter atau surat                   keterangan lain.
5. Praktikan wajib memakai pakaian praktikum dan name tag.
    Jas lab sama name tag adalah harga mati. Kalian bawa semua alat praktikum, tapi nggak bawa dua benda     keramat ini. Yah, jangan harap deh bisa ikut praktikum. Jadi, jangan lupa cek semua perlengkapan               sebelum dateng ke kampus ya. Kalo bisa, semua hal yang dibutuhin di siapin malem sebelum praktikum         jadi besok tinggal bawa aja.
6. Praktikan memakai pakaian bersih, rapi, sopan, bersepatu, dan dilarang memakai pakaian berbahan jin.
    Sebagian dari kalian mungkin menganggap hal ini sepele. FYI, penampilan yang bersih dan rapi bisa               memberikan efek yang positif bagi pasien. Pasien yang sakit kadang cuma ngeliat dokter aja
    langsung sembuh atau paling nggak sembuh 75%. Setidaknya itu yang pernah aku denger dari seorang           dokter dan pendapat beberapa pasien. Oleh karena itu, sebagai seorang calon dokter gigi, kalian
    harus membiasakan   diri berpakaian pantas.
7. Praktikan wanita wajib memakai rok.
    Ini sesuai peraturan di prodi KG UNSRI ya.
8. Praktikan pria wajib memakai kemeja berkerah, praktikan wanita dengan baju berkerah yang terlihat 
    di atas baju praktikum.
9.  Praktikan yang akan keluar ruangan harus sudah mendapat izin pembimbing.
    Kalo ini sih tata krama. Kalo mau keluar ruangan ya harus minta izin dulu sama pembimbing. Nggak
    etis kan kalo keluar masuk gitu aja.
10. Setiap praktikum, praktikan wajib membawa :
a.       Handuk putih.
b.      Baki beralas kain putih.
c.       Alat dan bahan yang diperlukan sesuai jadwal praktikum
11. Selama praktikum tidak diperkenankan meminjam perlengkapan dari praktikan lain.
      Ingat kata Imam Asy Syafii :

      "Wahai Saudaraku, kalian tidak akan dapat menguasai ilmu, kecuali dengan enam syarat 
      yang akan saya sampaikan, yaitu kecerdasan, bersemangat, kesungguhan, dengan memiliki 
      bekal (investasi), bersama pembimbing serta waktu yang lama."

      FYI, Imam syafii ini orangnya pinter banget. Ia adalah pendiri mazhab Syafii. Buat yang belum tau apa itu       mazhab adalah hukum fikih (ilmu tentang tata cara wudu, salat, dll) yang diikuti umat islam. Buat yang
      muslim khususnya di Indonesia, tata cara kita salat itu menurut panduan Imam Syafii mulai dari gimana
      cara berdiri, rukuk, sujud, semua berdasarkan apa yang diajarkan Imam Syafii dengan panduan
      hadits Rasulullah tentunya.
      Nah, kalo yang pinter dan berbakat aja butuh modal. Apalagi kita?
      12. Hal-hal yang tidak disebutkan di atas dan memerlukan pertimbangan lebih lanjut akan diputuskan
            oleh kesepakatan dari pembimbing.

Kayaknya itu dulu deh yang bisa aku post hari ini. Sekian dulu. Assalamualaikum.....

Wednesday, 1 January 2014

Kemasukan Biji Kacang di Hidung? Biasa atau Bahaya?


Pernah nggak sih pas jaman kalian masih kecil dulu hidung kalian kemasukan biji kacang atau baut atau bahkan serangga kecil? Apa sih motivasi anak-anak kecil ngelakuin hal semacam itu?
Aku sendiri sih belum pernah ngalamin hal yang kayak gitu. Tapi menurut survei kecil-kecilan yang datanya aku dapet dari temen-temen yang pernah ngalamin hal ini, kebanyakan dari mereka bilang karena penasaran. Iya. Itu aja. Nggak Lebih.
Alasan ini sama sekali nggak salah. Menurut buku yang aku baca, anak-anak emang suka banget mengeksplorasi hal baru. Salah satu contohnya ya dengan memasukkan biji kacang, kancing, manik-manik, atau benda asing ke dalam hidung mereka. Yap. Anak-anak umur 1-4 tahun dan orang dewasa dengan gangguan mental sangat suka mengeksplorasi tubuh dan menyamankan hidung.
Kemasukan benda asing di hidung merupakan hal yang gawat darurat. Kenapa? Karena memang benda tersebut dapat masuk ke saluran pernapasan alias paru-paru. Kalo udah kejadian kayak gini, ya potensi terjadinya kematian besar sekali.
Benda asing di hidung di klasifikasikan menjadi dua, yaitu organik dan inorganik. Contoh benda organik adalah makanan, kayu, serangga, dan berbagai benda yang dapat membusuk, sedangkan contoh benda inorganik adalah kancing, manik, dan baut. Benda asing organik lebih membahayakan daripada inorganik karena sifatnya yang mudah membusuk dan dapat mengiritasi mukosa hidung sehingga gejalanya lebih cepat, seperti perdarahan di hidung, sedangkan benda inorganik bisa nggak ketahuan bertahun-tahun karena gejala biasanya nggak muncul.
Tapi, ada beberapa benda nih yang nggak perawatannya nggak bisa ditunda, yaitu serangga, biji kacang, baterai, dan material toksik (naftalen). Kenapa? Pada baterai terdapat alkalin yang dapat membakar hidung dan menyebabkan adhesi yang parah. Material toksik jelas banget ya bakalan ngeracunin hidung. Serangga dan biji kacang sangat mudah masuk ke bagian hidung lainnya atau bahkan ke paru-paru sehingga dapat menyumbat pernapasan.

Sebisa mungkin benda asing jangan masuk ke dalam hidung. Jika, sudah terjadi, segera bawa anak ke rumah sakit atau dokter terdekat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan